Profile
Yogyakarta sejak tahun 2000 mulai menjadi sebuah kota alternatif untuk penyelenggaraan meeting incentive conference dan exhibition atau disingkat MICE. Dari berbagai pihak mulai berbenah untuk turut mendukung hal tersebut karena tentu saja munculnya Yogyakarta sebagai kota tujuan MICE akan memunculkan efek domino yang baik dan prospektif bagi banyak pihak, terutama masyarakat Yogyakarta, dan tidak terkecuali generasi mudanya.
Walaupun beberapa dari anggota kami sudah ikut mendukung Asean Tourism Forum 2002 di Yogyakarta sebagai Liaison Officer namun komunitas ini baru mulai aktif dan berdiri setelah Jogja Silk Exhibition and Conference 2002, yang setelah event tersebut kami merasa mantap dan berniat untuk berusaha menjadi lebih professional dan mulai menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, yang puncaknya pada bulan Mei 2003 kami meresmikan komunitas ini dengan nama Sabayatsa Liaison Officer yang sudah mempunyai struktur organisasi yang jelas dan didukung oleh Dewan Pembina dari berbagai pihak yang berkompeten di bidangnya.
Nama dan Struktur Organisasi
Sabayatsa Liaison Officer, nama pemberian GKR Pembayun untuk komunitas kami yang diambil dari bahasa sanskerta, yaitu sabayantu yang berarti mantap dan ngutsaha yang berarti anggota. Secara keseluruhan Sabayatsa berarti komunitas yang mantap untuk terus menerus berusaha meningkatkan profesionalisme.
Dewan Pembina
Gusti Kanjeng Ratu Pembayun
Rully Zulkarnain ( Former GM Sheraton Mustika Yogyakarta)
Helfi Dirix (WIPI)
Ronny SV (Jurnalis SKH Kedaulatan Rakyat)
Lia Mustafa (Desainer)
Chairperson Irene Yuliatri
Sekretaris Lulut Mardi Sanjaya
Hubungan Masyarakat dan Hukum Firmansyah
Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi Affi Aditya Khresna
Bidang Usaha
Kami menangani penyediaan sumber daya manusia yang muda, professional, dan kritis untuk menangani event Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition.
Sebagian besar dari anggota kami adalah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta (UGM, UII, UNY, USD, UAJY, AKPRAM, dll) dengan kemampuan berkomunikasi dan berbahasa Indonesia dan Inggris serta beberapa menguasai bahasa asing lainnya (Jepang, Mandarin, Arab, Prancis, dll).